Bergurulah Pada Semut



Mereka adalah guru paling paling mempunyai rasa solidaritas yang sangat tinggi dan berprinsip.

Semut, makhluk Tuhan yang sangat kecil, keberadaannya kadang kita anggap sebagai pengganggu. Ya, pengganggu saja, semisal ketika kita sedang mempunyai makananan yang manis, pasti akan segera ada semut yang akan “menjajah” makanan kita tersebut.


Disadari atau tidak, sudah menjadi musuh abadi bagi kita, jika semut adalah musuh yang sering kita caci maki dengan kehadirannya. Begitulah semut.

Tapi sebentar dulu, tak selamanya semut menjadi musuh kita. Mereka adalah guru paling paling mempunyai rasa solidaritas yang sangat tinggi dan berprinsip. Gag percaya, silahkan lanjutkan membaca artikel tentang Motivasi ini.

Pertama, Solidaritas. Semut selalu berjalan bersama teman-teman mereka, jika mereka keluar lintasan mereka akan segera mencari teman-teman mereka. Dan ketika ada teman mereka yang membawa makanan yang sangat berat, mereka secara responsif akan segera membantunya. Dan tahukah anda, makanan itu akan menjadi milik bersama dan dinikmati bersama, atau mungkin akan diberikan kepada semut-semut kecil yang masih belum bisa mencari makanan.

Apakah kita sebagai manusia sudah demikian?. Silahkan jawab sendiri, sesuai dengan apa yang kita rasakan. Jika masih tidak, maka bergurulah pada semut.

Kedua, Berprinsip. Semut mempunyai prinsip yang sangat kokoh, prinsipnya adalah, bahwa mereka hanya akan memakan sesuatu yang manis dan prinsip bersolidaritas yang tinggi. Tentang prinsip solidaritasnya mungkin sudah selesai dijelaskan tadi.

Prinsip dalam hal makanan, mereka hanya akan memakan yang manis-manis saja. Selanjutnya, silahkan kita ambil filosofi dari “makanan manis”, anggap makanan manis adalah tujuan yang akan selalu menjadi tujuan kita. Jadikan prinsip, agar kita selalu bertujuan untuk selalu menggapai hal-hal yang manis. Sekali lagi, silahkan direnungi sendiri, mana yang kita anggap sebagai “makanan manis” dalam hidup kita.

Demikian, kita sebagai manusia telah mempunyai prinsip untuk selalu menuju pada hal yang manis-manis? Jika belum mari bersama-sama berguru pada semut. Demikian, semoga kita meraih yang manis-manis untuk hidup kita.

Blog, Updated at: 4:51 PM

5 komentar:

  1. nice fo gan,, emang harus meniru cara beretika seperti semut,, hahaha
    di tunggu kunbal nya..

    ReplyDelete
  2. nice post gan :D
    semut memang salah satu hewan yang mempunyai solidaritas yang sangat tinggi . .

    ReplyDelete

Popular

Recent Comment

Follow by Email

Powered by Blogger.